Blog ini pindah ke Maringngerrang.com

Tuesday, June 11, 2013

Tata Tertib SMA Negeri 1 Pinrang


1. Siswa wajib berpakaian sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh sekolah dan sesuai aturan yang berlaku.
1.1. Putih abu-abu pada hari senin dan selasa.
1.2. Batik abu-abu pada hari rabu dan kamis.
1.3. Pramuka hari jum’at dan sabtu.
1.4. Ujung bawah kemeja dimasukkan kedalam rok atau celana.
1.5. Ujung bawah celana atau rok minimal sampai mata kaki.
1.6. Sepatu hitam tertutup (tidak dengan sandal atau sepatu sandal).
1.7. Berkaos kaki putih polos panjang.
1.8. Khusus untuk perempuan muslim wajib memakai busana muslim (jilbab).
1.9. Memakai ban (ikat pinggang) warna hitam.
1.10. Siswa wanita mengatur rambutnya dengan rapi, pantas tanpa diwarnai.
1.11. Rambut siswa pria dicukur rapi dengan ukuran : 2,1,0 (kosong).
1.12. Memakai Badge (lambang OSIS), tanda lokasi sekolah, papan nama, lambang pramuka, memakai pet OSIS pada saat upacara.

2. Siswa wajib memelihara dan menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi nama baik sekolah, keluarga, pribadi, dan orang tua.

3. Siswa harus hadir disekolah paling lambat 5 menit sebelum jam pelajaran dimulai dengan ketentuan :
3.1. Kegiatan belajar mengajar dimulai 07.15 sampai dengan 14.00, kecuali hari jum’at jam 07.15 sampai dengan 11.15, dan hari sabtu 07.15 sampai dengan 12.00.
3.2. Siswa yang terlambat tidak diperkenankan mengikuti jam pelajaran sebelum mendapat izin dari guru BK, guru piket, atau kepala sekolah.
3.3. Mengikuti upacara bendera, dan kegiatan persekolahan.
3.4. Siswa yang tidak dapat mengikuti pelajaran harus dapat menunjukkan keterangan yang sah dari dokter atau orang tua datang melapor, seizin guru / wali / guru BK / Kepala Sekolah.
3.5. Siswa sudah siap menerima pelajaran yang akan diajarkan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
3.6. Pada jam istirahat tidak dibenarkan berada dalam ruangan kelas atau meninggalkan pekarangan sekolah kecuali karena alas an tertentu atau izin petugas.
3.7. Selalu menunaikan shalat Dzuhur berjamaah.

4. Siswa mengusahakan pengadaan buku-buku Pelajaran DEPDIKNAS yang dirumuskan kepala sekolah.
5. Setiap siswa wajib memelihara 7K (Kebersihan, Keindahan, Keamanan, Kerindangan, Kekeluargaan, Kesejahteraan, Ketertiban).

6. Setiap siswa wajib bersikap sopan santun kepada Guru, Karyawan, dan kepada siapa saja.

7. Siswa wajib menghormati, menghargai agama dan kepercayaan orang lain.

8. Siswa dilarang :
8.1. Meninggalkan kelas selama pelajaran berlangsung kecuali seizin Guru Mata pelajaran.
8.2. Meninggalkan ligkungan sekolah tanpa seizin guru piket.
8.3. Membawa rokok, merokok, mengedar dan menggunakan narkoba, meminum minuman keras di dalam ruangan kelas dan halaman sekolah.
8.4. Membawa senjata api dan tajam atau peralatan lainnya yang dapat membahayakan orang lain.
8.5. Berpakaian yang tidak senonoh, bersoleh dan memakai perhiasan yang berlebihan.
8.6. Membawa, membaca buku atau alat lain yang menganggu pendidikan atau pelajaran sekolah.
8.7. Emengadakan kegiatan lain bersifat mengganggu jalannya pelajaran atau persekolahan.
8.8. mengotori, merusak perlengkapan sekolah.
8.9. Membawa teman/kenalan atau menerima tamu selama jam sekolah tanpa seizin guru BK, guru Piket, atau Kepala Sekolah.
8.10. Berkelahi dengan siapa saja baik dilingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
8.11. Membawa gambar, video porno.
8.12. Membawa HP kamera dan HP MP3.

Wednesday, June 05, 2013

Perpisahan di SMANSA


Teriknya matahari dan dinginnya hujan dilewati bersama dengan ikhlas,  Sebuah pengorbanan yang sangat besar oleh panitia dalam acara ini, kerja lembur tanpa belas kasih. Namun, “Dimana ada keinginan disitu ada jalan”, inilah sebuah kata motivasi dipegang teguh oleh para panitia perpisahan kelas XII SMAN 1 Pinrang Tahun Ajaran 2012/2013 yang tak lain merupakan siswa (i) kelas XI, merupakan siswa pilihan dan mempunyai loyalitas yang diberikan amanat untuk melaksanakan acara ini sebagamana mestinya. Pada tahun ini Pembina menerjunkan sebanyak 40 panitia.

Acara perpisahan ini dapat terlaksana atas kerjasama dari banyak pihak. Terima kasih kepada kepala SMAN 1 Pinrang yang memberikan izin untuk melaksanakan acara perpisahan Kelas XII pada tahun ini. Kemudian kepada bapak/ibu guru yang juga turut andil dalam mengarahkan dan memberikan kepada para panitia motivasi untuk dapat saling bekerjasama didalam penyelenggaraan acara ini. Dan tak lupa kepada para panitia yang banyak mengorbankan waktu, tenaga maupun pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT dan Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam acara perpisahan SMAN 1 Pinrang pada tahun ini, terkhusus kepada para panitia yang banyak berkorban  waktu, tenaga maupun pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana seperti pada saat sekarang ini”, ungkap ketua pelaksana Muh. Miftahuddin pada laporan ketua panitia.

Kerja keras panitia selama kurang lebih seminggu akhirnya terbayar juga. Tatkala hari yang ditunggu-tunggu datang mrnghampiri. Acara puncak kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 April 2013 di gedung A. Makkoelaoe Pinrang. Pada acara ini, dihadiri oleh lebih dari 500 undangan yang tak lain adalah orang tua kelas XII, para guru, serta para tamu undangan dari lapisan masyarakat dan tak lupa para siswa (i) kelas X SMAN 1 Pinrang yang tak lain merupakan alumni peserta LDK Angk. XXXIII.

Perpisahan adalah hal yang setiap orang tidak menginginkannya. Seburuk apapun keadaan kita, dalam lubuk hati yang paling dalam, kita tidak ingin berpisah darinya. Pertemuan dan perpisahan adalah satu paket yang pasti tidak dapat dipisahkan. Dalam dunia pendidikan, perpisahan biasanya diisi dengan acara dimana semua orang berkumpul dan saling berbagi hal-hal yang telah dilewati bersama. 

“Selamat jalan anak-anakku kelas XII, perjalan kalian masih panjang dan ini merupakan baru langkah awal kalian untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah, semoga kalian dapat sukses dan berhasil diluar sana. Dan ingatlah kenangan hari ini dan sekolah kalian SMAN 1 Pinrang” ujar Kepala SMAN 1 Pinrang dalam kesempatannya menyampaikan sepatah kata untuk kelas XII.

Tahun ini, acara dibuat dan telah disetting dengan begitu menarik dan mengasyikkan. Sebuah acara perpisahan dan persembahan terakhir untuk kelas XII terkhusus dari SMAN 1 Pinrang tentunya yang dikemas sangat menarik berbalut dengan tema “Kemarin adalah Kenangan, Hari ini adalah Hadiah dan Besok adalah Harapan”.

Sungguh acara kisah klasik yang dapat menghipnotis siswa kelas XII. Pada malam hari menjelang acara puncak, para siswa berkumpul di gedung A. Makkoelaoe untuk saling berkumpul dan mereview kembali masa-masa putih abu-abu yang indah,  melihat foto-foto dan video mereka yang begitu konyol, lucu, dan mengharukan. Inilah yang akan menjadi kenangan mereka dihari-hari mendatang. 

“Perpisahan ini hendaknya kita interpretasikan atau kita pahami dalam arti kata sebagai pisah raga dalam masa saja, namun hati kita tetaplah menyatu untuk selamanya” sebuah kutipan kesan dan pesan dari Wahyuni Wahid sebagai perwakilan dari siswa yang ditinggalkan.

“Menurut kami, dalam pelaksanaan ini dapat dikatakan menghampiri kata sempurna, baik dari dekorasi tempat kegiatannya, susunan acaranya serta pembagian undangan yang beredar maupun dari kepanitiaan yang bekerja secara maksimal tentunya dibawah kepemimpinan kak miftah selaku Ketua Pelaksana acara perpisahan tahun ini”, kata Yusdalifah ekayanti yunus selaku Ketua Umum KIR serangkai SMAN 1 Pinrang yang juga ikut dalam kepanitiaan perpisahan kelas XII pada tahun ini.

Disamping semua itu, dalam terselenggaranya acara perpisahan kelas XII ini perlu disyukuri karena kegiatan ini berjalan dengan lancar. Tak lupa pula penampilan dari siswa yang meninggalkan dan siswa yang ditinggalkan yang membuat para audience terkhusus kepada tamu undangan tertatih-tatih menyaksikannya. Selain itu, menjelang akhir acara perpisahan pada tahun ini juga ada sesi unutk mengapresiasikan para siswa kelas XII yang telah mengukir prestasi unutk sekolah tercinta, SMA Negeri 1 Pinrang. (Naskah : Miftah)

Monday, June 03, 2013

Upacara Terakhir SMA Negeri 1 Pinrang

Suasana dalam Upacara Terakhir SMA Negeri 1 Pinrang
The Last Ceremony

Pinrang, 8 April 2013. Tidak terasa upacara terakhir telah dilaksanakan, walaupun sempat tertunda beberapa minggu karena bapak kepala SMA Negeri 1 Pinrang, Drs. H. Mahmud Bandu M.Pd, selaku pembina upacara harus melaksanakan tugas dinas keluar kota.  "Walaupun saat latihan para pasukan pengibar bendera sangat sulit untuk hadir lengkap dan persiapan upacara itu sendiri sangat banyak, mulai dari mengecat tiang bendera, mengganti tali tiang bendera,dan mengecat lantai tiang bendera, semua itu dilakukan demi suksesnya upacara terakhir ini, sampai-sampai saya sempat lupa dengan persiapan untuk mengikuti ujian nasional. Dan saya sangat senang setelah bendera telah berhasil dikibarkan." Penjelasan dari pemimpin pasukan pengibar bendera, A. Pangeran Bau Massepe.

Upacara dilaksanakan tidak tepat pada waktunya. Rutinitas upacara hari senin dilaksanakan pada pukul 07.15 WITA sedang saat itu upacara dimulai hampir pukul 09.00 WITA. bagi siswa kelas XII upacara terakhir merupakan ceremonial yang besar dan bersejarah bagi masa SMA yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Itulah sebabnya   siswa yang terlibat ingin tampil maksimal. Adapun yang menjadi pelaksana upacara adalah Zulfikar sebagai pemimpin upacara, Bunga Gautami sebagai MC bahasa inggris, Amelia Puspa Seruni sebagai MC bahasa Indonesia, Achmad Rivaldy Rizal sebagai pembaca undang-undang, bapak H. Hanafi S.Ag sebagai pembaca do'a dan pelaksana upacara lainnya.

Dengan mengenakan pakaian putih yang merupakan pakaian kebanggaan PASKIBRA Kabupaten Pinrang tahun 2013 ini melangkah dengan tegap dan percaya diri.

"saya merasa sangat senang dan bahagia saat bendera tiba dan berkibar tepat pada waktunya." ucap pengibar bendera sambil tersenyum, Puji Astuti Dwi Pratiwi.

"Upacara sangat khidmat, dan seharusnya upacara bisa dilaksanakan seperti ini setiap seninnya". Harapan pembina upacara Drs. H. Mahmud Bandu M.Pd, saat berpidato.

Upacara terasa amat damai, terutama saat pembacaan doa yang dipimpin oleh guru mata pelajaran agama islam, H. Hanafi S.Ag. semua berdoa dengan khusyuk agar nantinya UN dapat berjalan lancar dan semua siswa kelas XII dapat lulus dengan memuaskan serta membanggakan sekolah.

"Upacara terakhir kelas XII bukan berarti siswa kelas XI tidak boleh ikut serta, hal ini juga karena situasi dan kondisi khususnya PASKIBRA di SMA Negeri 1 Pinrang yang jumlah PASKIBRA kelas XI-nya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hal tersebut kami manfaatkan agar upacara terakhir angkatan 2013 lebih baik daripada tahun sebelumnya.

ini menjadi daya tarik tersendiri untuk upacara terakhir angkatan 2013, buktinya saat upacara berlangsung peserta upacara sempat bersorak saat PASKIBRA kelas XI memasuki lapangan upacara yang menandakan upacara ini berlangsung meriah. saya selaku perwakilan kelas XII angkatan 2013 mengucapkan terima kasih pada PASKIBRA kelas XI yang telah meluangkan waktu dan berusaha agar upacara terakhir kelas XII berjalan lancar”.

Bagaimana perasaan anda setelah upacara terkahir siswa kelas XII ini telah dilangsungkan?. “Rasa lelah setelah melakukan upacara terakhir tidak terasa lagi, karena rasa bangga itu sendiri amat besar. Saya pribadi merasa sangat bangga karena ditunjuk sebagai pemimpin upacara, bangga karena upacara ini berjalan lancar dan sukses, apalagi siswa kelas XII dan XI yang mengenakan pakaian PASKIBRA-nya kembali menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Nyatanya, seusai upacara banyak siswa yang mengajak berfoto-foto". Penjelasan Zulfikar yang ditemui seusai upacara.

Terselip sebuah cerita seusai upacara berlangsung. Terdapat beberapa siswa kelas XII yang menitikkan air mata. Mereka telah sadar betul apa yang ada di SMA Negeri 1 Pinrang ini tidak akan mereka dapatkan ditempat yang lain melainkan disini. Suatu kebanggaan bersekolah di sekolah kita tercinta SMA Negeri 1 Pinrang. (TJ)