Blog ini pindah ke Maringngerrang.com

Monday, June 10, 2013

Pesantren Ramadhan

Marhaban ya ramadhan,setiap takbir ramadhan berkumandang, setiap umat muslim berbondong-bondong menahan nafsu dan dahaga di bulan suci ini pengurus OSIS dan Remus SMAN 1 Pinrang rutin mengadakan kegiatan Pesantren kilat atau Pesantren ramadhan yang dilakukan selama3-4 hari yang terkhusus dilakukan untuk siswa didik baru SMAN 1 Pinrang. Pada tahun ajaran 2012-2013, pengurus Osisdan Pengurus Remus SMAN 1 Pinrang mengadakan pesantren kilat selama 3 hari yaitu pada tanggal 23-26 Juli 2012/3-6 Ramadhan 1433 H.

Kegiatan ini diketuai oleh saudara JasirManarang, sekertaris Cindy Purnamasari dan Elma Fadlilah sebagai Bendahara.Dan dibantu oleh panitia-panitia terpilih dari masing masing perwakilan organisasi yang setia dan ikhlas bekerja walau harus menghabiskan banyak tenaga.

Pembukaan kegiatan dilakukan pada hari pertama pesantren yang langsung dibuka oleh bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Pinrang dan adanya sambutan dari Kepala Dinas Departemen Agama, setelah itu dilanjutkan dengan penerimaan materi-materi yang dibawakan oleh pemateri yang telah disiapkan oleh panitia. Mulai dari guru agama SMAN 1 Pinrang sendiri dan pemateri yang diundang oleh panitia

Selama 3 hari tersebut siswa baru SMAN 1 Pinrang di didik dalam hal keagamaan sesuai dengan motto siswa SMANSA yaitu “Bersatu,Cerdas dan Religius” misi kami tidak hanya ingin unggul dalam kecerdasan akademik dan melupakan kebutuhan rohani kita, melainkan kita harus menyeimbangkan keduanya. Di kegiatan ini siswa baru masing-masing diberi poin dan akan selalu berkurang dan bertambah sesuai kelakuan atau apa yang mereka lakukan selama kegiatan ini berlangsung, kekurangan poin jika terlambat dan dapat menambah poin kembali jikabersedia bertanya atau menjawab saat penerimaan materi sedang berlangsung.

Peserta didik baru tidak hanya dibekali ilmu keagamaan atau hal-hal yang serius lainnya kita juga dapat mengerti bahwa otak tidak selamanya dapat dipaksa untuk bekerja, maka dari itu panitia membuat gebrakan baru, yaitu mengadakan lomba nasyid untuk setiap kelas dan menampilkannya di hadapan juri dan teman-teman seperjuangannya. Hal yang dapat kita petik dari kegiatan ini adalah mereka akan merasakan kebersamaan bukan dengan sesame teman sebaya sajatetapi jugapara seniornya.

Pada hari  terakhir panitia memiliki banyak kegiatan yang lebih seru yakni panitia akan memilih peserta terbaik yaitu peserta yang memiliki poin terbanyak dan memiliki akhlak yang terbaik menurut panitia, reward kita untuk mereka adalah sertifikat pesantrennya langsung kami berikan dan masa depannya bersekolah di SMAN 1 Pinrang terjamin karena for your information jika kita tidak memiliki sertifikat pesantren kita tidak dapat mengikuti UAN itu sebabnya akan ada senior yang juga ikut dalam kegiatan ini demi mendapatkan sertifikat. Mengadakan baksos di panti asuhan, Juga panitia akan mengadakan games kekompakan sembari mengisi waktu sebelum adzan pertanda buka puasa dikumandangkan dan yang paling special kegiatan ini dilanjutkan dengan buka puasa bersama dengan guru-guru SMAN 1 Pinrang dan seluruh jajaran panitiabukankah itu sesuatu yang menarik?Keuntungan yang dapat kita dapatkan dari kegiatan ini sangatlah banyak diantaranya ilmu kita semakin bertambah karena dibekali pelajaran-pelajaran keagamaan, keimanan kita sebagai umat muslim semakin kuat, kita dapat mengisi waktu luang kita dengan kegiatan yang berguna, kita dapat meningkatkan solidaritas antara satu dengan yang lain, dan yang paling penting dapat mempererat tali silaturahmi antara siswa baru dan senior dan antara siswa baru dan guru-guru. So what are you waiting for? C’mon join us.. (Naskah:Cindy)

Wednesday, June 05, 2013

Perpisahan di SMANSA


Teriknya matahari dan dinginnya hujan dilewati bersama dengan ikhlas,  Sebuah pengorbanan yang sangat besar oleh panitia dalam acara ini, kerja lembur tanpa belas kasih. Namun, “Dimana ada keinginan disitu ada jalan”, inilah sebuah kata motivasi dipegang teguh oleh para panitia perpisahan kelas XII SMAN 1 Pinrang Tahun Ajaran 2012/2013 yang tak lain merupakan siswa (i) kelas XI, merupakan siswa pilihan dan mempunyai loyalitas yang diberikan amanat untuk melaksanakan acara ini sebagamana mestinya. Pada tahun ini Pembina menerjunkan sebanyak 40 panitia.

Acara perpisahan ini dapat terlaksana atas kerjasama dari banyak pihak. Terima kasih kepada kepala SMAN 1 Pinrang yang memberikan izin untuk melaksanakan acara perpisahan Kelas XII pada tahun ini. Kemudian kepada bapak/ibu guru yang juga turut andil dalam mengarahkan dan memberikan kepada para panitia motivasi untuk dapat saling bekerjasama didalam penyelenggaraan acara ini. Dan tak lupa kepada para panitia yang banyak mengorbankan waktu, tenaga maupun pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

“Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT dan Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam acara perpisahan SMAN 1 Pinrang pada tahun ini, terkhusus kepada para panitia yang banyak berkorban  waktu, tenaga maupun pikiran sehingga acara ini dapat terlaksana seperti pada saat sekarang ini”, ungkap ketua pelaksana Muh. Miftahuddin pada laporan ketua panitia.

Kerja keras panitia selama kurang lebih seminggu akhirnya terbayar juga. Tatkala hari yang ditunggu-tunggu datang mrnghampiri. Acara puncak kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 24 April 2013 di gedung A. Makkoelaoe Pinrang. Pada acara ini, dihadiri oleh lebih dari 500 undangan yang tak lain adalah orang tua kelas XII, para guru, serta para tamu undangan dari lapisan masyarakat dan tak lupa para siswa (i) kelas X SMAN 1 Pinrang yang tak lain merupakan alumni peserta LDK Angk. XXXIII.

Perpisahan adalah hal yang setiap orang tidak menginginkannya. Seburuk apapun keadaan kita, dalam lubuk hati yang paling dalam, kita tidak ingin berpisah darinya. Pertemuan dan perpisahan adalah satu paket yang pasti tidak dapat dipisahkan. Dalam dunia pendidikan, perpisahan biasanya diisi dengan acara dimana semua orang berkumpul dan saling berbagi hal-hal yang telah dilewati bersama. 

“Selamat jalan anak-anakku kelas XII, perjalan kalian masih panjang dan ini merupakan baru langkah awal kalian untuk menyongsong masa depan yang lebih cerah, semoga kalian dapat sukses dan berhasil diluar sana. Dan ingatlah kenangan hari ini dan sekolah kalian SMAN 1 Pinrang” ujar Kepala SMAN 1 Pinrang dalam kesempatannya menyampaikan sepatah kata untuk kelas XII.

Tahun ini, acara dibuat dan telah disetting dengan begitu menarik dan mengasyikkan. Sebuah acara perpisahan dan persembahan terakhir untuk kelas XII terkhusus dari SMAN 1 Pinrang tentunya yang dikemas sangat menarik berbalut dengan tema “Kemarin adalah Kenangan, Hari ini adalah Hadiah dan Besok adalah Harapan”.

Sungguh acara kisah klasik yang dapat menghipnotis siswa kelas XII. Pada malam hari menjelang acara puncak, para siswa berkumpul di gedung A. Makkoelaoe untuk saling berkumpul dan mereview kembali masa-masa putih abu-abu yang indah,  melihat foto-foto dan video mereka yang begitu konyol, lucu, dan mengharukan. Inilah yang akan menjadi kenangan mereka dihari-hari mendatang. 

“Perpisahan ini hendaknya kita interpretasikan atau kita pahami dalam arti kata sebagai pisah raga dalam masa saja, namun hati kita tetaplah menyatu untuk selamanya” sebuah kutipan kesan dan pesan dari Wahyuni Wahid sebagai perwakilan dari siswa yang ditinggalkan.

“Menurut kami, dalam pelaksanaan ini dapat dikatakan menghampiri kata sempurna, baik dari dekorasi tempat kegiatannya, susunan acaranya serta pembagian undangan yang beredar maupun dari kepanitiaan yang bekerja secara maksimal tentunya dibawah kepemimpinan kak miftah selaku Ketua Pelaksana acara perpisahan tahun ini”, kata Yusdalifah ekayanti yunus selaku Ketua Umum KIR serangkai SMAN 1 Pinrang yang juga ikut dalam kepanitiaan perpisahan kelas XII pada tahun ini.

Disamping semua itu, dalam terselenggaranya acara perpisahan kelas XII ini perlu disyukuri karena kegiatan ini berjalan dengan lancar. Tak lupa pula penampilan dari siswa yang meninggalkan dan siswa yang ditinggalkan yang membuat para audience terkhusus kepada tamu undangan tertatih-tatih menyaksikannya. Selain itu, menjelang akhir acara perpisahan pada tahun ini juga ada sesi unutk mengapresiasikan para siswa kelas XII yang telah mengukir prestasi unutk sekolah tercinta, SMA Negeri 1 Pinrang. (Naskah : Miftah)

Monday, June 03, 2013

Upacara Terakhir SMA Negeri 1 Pinrang

Suasana dalam Upacara Terakhir SMA Negeri 1 Pinrang
The Last Ceremony

Pinrang, 8 April 2013. Tidak terasa upacara terakhir telah dilaksanakan, walaupun sempat tertunda beberapa minggu karena bapak kepala SMA Negeri 1 Pinrang, Drs. H. Mahmud Bandu M.Pd, selaku pembina upacara harus melaksanakan tugas dinas keluar kota.  "Walaupun saat latihan para pasukan pengibar bendera sangat sulit untuk hadir lengkap dan persiapan upacara itu sendiri sangat banyak, mulai dari mengecat tiang bendera, mengganti tali tiang bendera,dan mengecat lantai tiang bendera, semua itu dilakukan demi suksesnya upacara terakhir ini, sampai-sampai saya sempat lupa dengan persiapan untuk mengikuti ujian nasional. Dan saya sangat senang setelah bendera telah berhasil dikibarkan." Penjelasan dari pemimpin pasukan pengibar bendera, A. Pangeran Bau Massepe.

Upacara dilaksanakan tidak tepat pada waktunya. Rutinitas upacara hari senin dilaksanakan pada pukul 07.15 WITA sedang saat itu upacara dimulai hampir pukul 09.00 WITA. bagi siswa kelas XII upacara terakhir merupakan ceremonial yang besar dan bersejarah bagi masa SMA yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Itulah sebabnya   siswa yang terlibat ingin tampil maksimal. Adapun yang menjadi pelaksana upacara adalah Zulfikar sebagai pemimpin upacara, Bunga Gautami sebagai MC bahasa inggris, Amelia Puspa Seruni sebagai MC bahasa Indonesia, Achmad Rivaldy Rizal sebagai pembaca undang-undang, bapak H. Hanafi S.Ag sebagai pembaca do'a dan pelaksana upacara lainnya.

Dengan mengenakan pakaian putih yang merupakan pakaian kebanggaan PASKIBRA Kabupaten Pinrang tahun 2013 ini melangkah dengan tegap dan percaya diri.

"saya merasa sangat senang dan bahagia saat bendera tiba dan berkibar tepat pada waktunya." ucap pengibar bendera sambil tersenyum, Puji Astuti Dwi Pratiwi.

"Upacara sangat khidmat, dan seharusnya upacara bisa dilaksanakan seperti ini setiap seninnya". Harapan pembina upacara Drs. H. Mahmud Bandu M.Pd, saat berpidato.

Upacara terasa amat damai, terutama saat pembacaan doa yang dipimpin oleh guru mata pelajaran agama islam, H. Hanafi S.Ag. semua berdoa dengan khusyuk agar nantinya UN dapat berjalan lancar dan semua siswa kelas XII dapat lulus dengan memuaskan serta membanggakan sekolah.

"Upacara terakhir kelas XII bukan berarti siswa kelas XI tidak boleh ikut serta, hal ini juga karena situasi dan kondisi khususnya PASKIBRA di SMA Negeri 1 Pinrang yang jumlah PASKIBRA kelas XI-nya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hal tersebut kami manfaatkan agar upacara terakhir angkatan 2013 lebih baik daripada tahun sebelumnya.

ini menjadi daya tarik tersendiri untuk upacara terakhir angkatan 2013, buktinya saat upacara berlangsung peserta upacara sempat bersorak saat PASKIBRA kelas XI memasuki lapangan upacara yang menandakan upacara ini berlangsung meriah. saya selaku perwakilan kelas XII angkatan 2013 mengucapkan terima kasih pada PASKIBRA kelas XI yang telah meluangkan waktu dan berusaha agar upacara terakhir kelas XII berjalan lancar”.

Bagaimana perasaan anda setelah upacara terkahir siswa kelas XII ini telah dilangsungkan?. “Rasa lelah setelah melakukan upacara terakhir tidak terasa lagi, karena rasa bangga itu sendiri amat besar. Saya pribadi merasa sangat bangga karena ditunjuk sebagai pemimpin upacara, bangga karena upacara ini berjalan lancar dan sukses, apalagi siswa kelas XII dan XI yang mengenakan pakaian PASKIBRA-nya kembali menjadi suatu kebanggaan tersendiri. Nyatanya, seusai upacara banyak siswa yang mengajak berfoto-foto". Penjelasan Zulfikar yang ditemui seusai upacara.

Terselip sebuah cerita seusai upacara berlangsung. Terdapat beberapa siswa kelas XII yang menitikkan air mata. Mereka telah sadar betul apa yang ada di SMA Negeri 1 Pinrang ini tidak akan mereka dapatkan ditempat yang lain melainkan disini. Suatu kebanggaan bersekolah di sekolah kita tercinta SMA Negeri 1 Pinrang. (TJ)

Tuesday, May 21, 2013

FLS2N SMAN 1 Pinrang

Logo Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional


Sebenarnya apa sih itu FLS2N?
FLS2N itu adalah singkatan dari Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional. FLS2N merupakan salah satu program Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang serangkai dengan OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia), OSN (Olimpiade Sains Nasional), dan OS2N (Olimpiade Sains Siswa Nasional).

Di tahun 2013 acara yang dimulai tanggal 29 April sampai dengan 1 Mey 2013 ini dilaksanakan di Asrama Pondok Haji Madinah Makassar yang diikuti oleh kurang lebih 24 kabupaten dari seluruh provinsi Sulawesi Selatan. Dalam festival ini ada beberapa cabang yang diperlombakan, diantaranya lomba membaca Al-Qur’an, menyanyi solo, lomba desain poster, kriya, cipta dan baca puisi, serta drama singkat. Dari SMAN 1 Pinrang sendiri mengirim 4 orang peserta yang mengikuti 3 cabang, yaitu menyanyi solo, membaca Al-Qur’an dan lomba membuat desain poster.

Siapa saja sih siswa Smansa yang ikut dalam festival tersebut?
Untuk tahun 2013 ini siswa SMA Negeri 1 Pinrang yang mengikuti festival tersebut ada 4 orang, yaitu Aidil Saputra (XI IPS 2) yang mengikuti cabang lomba menyanyi solo, Nur Syafarinah (XI IPA 3) lomba membaca Al-Qur’an, Nur Cahya (X.7) dan Rifqi Mattalatta (X.7) yang sama-sama mengikuti lomba membuat desain poster.

Trus siapa siswa Smansa yang mendapat juara?
Kalau tahun lalu, tahun 2012 kak Muhammad Dirgantara yang merupakan mantan siswa kelas XII IPA 4 ini berhasil lolos ke tingkat nasional untuk cabang cipta puisi. Dan untuk tahun ini seorang siswa kelas X.7, Rifqi Mattalatta berhasil meraih juara II untuk cabang lomba membuat desain poster, meskipun tidak bisa mencapai tingkat Nasional namun sudah merupakan sebuah kebanggaan bisa menjadi yang terbaik kedua.
Namun disisi lain, sesuatu yang kurang menyenangkan dialami oleh Aidil Saputra. Peserta lomba menyanyi solo ini di protes karena telah memiliki album, namun dirinya sendiri tidak mengetahui bahwa peserta yang telah memiliki album tidak diperbolehkan ikut, menurutnya informasi itu datang belakangan setelah ia melalui perjuangan keras yang sepertinya menjadi sesuatu yang sia-sia.
Akan tetapi dibalik hal yang kurang menyenangkan tersebut, ada pula hal menyenangkan tersendiri yang dirasakan oleh peserta FLS2N ini, ketika bertemu dengan teman-teman baru dari sekolah lain, ketika berjuang melawan pesaing terberat untuk menjadi yang terbaik, dan masih banyak segudang pengalaman yang tak akan pernah bisa dilupakan.
“Jadilah lebih kreatif dan tetap sportif” Pesan dari para peserta FLS2N untuk siswa yang akan mengikuti FLS2N tahun berikutnya.
Semoga saja siswa SMA Negeri 1 Pinrang kedepannya bisa menjadi lebih baik dari yang terbaik, namun untuk mendapatkan yang terbaik buatlah dirimu menjadi yang terbaik.
(Naskah : Muhammad Hadi Purnomo)